Kamu

Namanya…

 

Hm…

Lebih baik… Tidak sekarang…

 

 

Ini pengertian, juga kasih sayang…

Indah, jejak hati Sang Kuasa.

 

 

 

Taman…

 

Kerjap, kerjap…

Kejap melenyap…

 

Akhir teringat, gemerisik…

Juga berlian, perlahan meniris…

 

Gelitik para hijau, dan belaian Sang Tiada…

 

 

Gelap…

 

 

Maka berikutnya, tidak ada yang berubah…

Masih gemerlap, dan juga bernafas…

 

 

Nafas…?

 

Ada lagi… Baru…

 

 

 

A…

 

Ap…

 

Tiada kuasa, kekeh Yang Kuasa.

“… Kaulah satu…”

 

 

A… Astaga…

 

Derai jatuh bagai embun… Hitam…

Lembut lurus bagai gunung… Cokelat…

 

Hangat… Dan riak…

 

Pelan, terangkat…

Lalu… Bertemu…

 

 

Kekeh, lagi, Maha…

“… Tulang dari tulangku…”

 

 

 

I… Inilah dia…

Tengah di kagum, haru terasa…

 

Ragu, rindu, sadar…

Adu… Adu…

 

Tak tertahan, cinta dan siang…

 

“… Daging dari dagingku…”

 

 

 

Lagu…

 

Sukacita…

 

Tak pernah ada sebelumnya, saat engkau tidak ada!

 

Pembawa Kegirangan…

Nafas Segala Hidup…

Mahkota Kemolekan…

Permata Kebaikan…

Mengerti, Terindah…

Pewaris Mimpi… Pendamping Hayat…

 

Termulia, tersayang, terkasih…

 

 

“… Hawa…”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s