Kontemplasi

Seriak, seriak, seriak berlalu…

Semua diberi, tiada yang kembali…

 

Hm… Alir kesekian sudah berlalu…

 

Ada batu, ada kerikil…

Yang satu tajam, yang lain halus…

 

Apa benar?

Itu dari hati…

Apa selanjutnya?

Itu juga dari hati…

 

Berlimpah ada, berkurang ada…

 

Wah, lihat!

Sudut bibir kiri tertarik, ingin satu bersama kanan!

Senyum, senyumlah bahagia, Sayang…

 

Kapan lagi sukacita?

Kapan lagi gembira?

 

Selagi jejak masih terasa, tersenyum saja…

Sakit pun, tersenyum saja…

Air mata pun, tertawa saja…

 

Nikmati, dan bersyukur…

 

Sakit ada, ria juga ada…

Bergantian, bermunculan…

Tampakkan wajah-wajah mungil di panggung kehidupan…

 

 

Dua ribu kesempatan, empat belas kesuksesan?

Tak apa!

Berikutnya, ada lagi!

 

Maju terus Sayang…

 

Bertahan, berjalanlah…

 

Aku di sini, selalu di sini…

 

Terima kasih, dan juga maaf…

Ini doa, untuk kamu… Dan kita…

 

 

Sampai jumpa…

 

Semoga bahagia…

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s