Melodi Daun (Lagu Hidup)

Tik-Tik-Tik…

 

Bunyi hujan…?

Ya!

 

Di atas genting…?

Bukan, bukan!

 

Kali ini, tetes Sang Langit memilih jatuh di atas sesuatu yang lain…

 

 

“Hahh…”

 

Lho…

Ada apa…?

 

“Tidak… Tidak apa-apa…”

 

Hm… Benarkah?

 

“Hahh…”

 

Nah, dua kali lho…

Jujurlah, Kawan… Ada apa?

 

“…
Janji…?”

 

Janji apa?

Kau tak memberitahukanku apapun!

Sekarang kau memintaku berjanji?

Bukan begitu cara kerjanya, Kawan!

 

“I… Iya sih…”

 

Nah, ‘kan?

Ayo, ceritalah dahulu…

 

“Ehm… Baiklah…”

 

Ayo!

 

“Iya…
Tapi jangan beritahu siapapun!
Jadi… Begini…
Aku…
Kau tahu ‘kan, aku ini apa?”

 

Lha… Mengapa berkata begitu?

Kamu sendiri tahu tidak?

 

“T… Tahu sih…”

 

Nah…?

 

“Tapi! Mengapa?”

 

Hm?

 

“Aku tahu aku ini apa!
Tapi… Tapi…!
Bukankah yang seperti aku ini…
Seharusnya…
Aduh… Tak tahu deh!
Seharusnya ‘kan, yang seperti aku ini bisa lebih!”

 

Lebih apa maksudnya?

 

“Yaa… Bisa memberi lebih!
Berdampak lebih!
Berarti lebih!
Lihat saja dia! Atau dia! Atau dia!”

 

Ya…? Kenapa dengan mereka?

 

“Mereka keren!
Mereka bisa memberi apa yang baik buat dunia!
Mereka luar biasa!
Hahh… Irinya…”

 

Lho…??

Kok jadi iri?

 

“Aku tak bisa seperti mereka!”

 

Tidak bisa?

 

“Aku tak bisa memberi apa yang mereka beri!
Aku tak punya apa-apa!
Mereka, masih kecil saja sudah hebat!
Aku…?
Sudah sebesar ini, tapi masih saja begini…”

 

Hm…

 

“Tidak adil… Ya ‘kan?
Semesta ini tak adil…
Sang Pencipta tidak adil…”

 

Oh ya?

 

“Ya!”

 

Baiklah…

Boleh aku menjawab?

 

“… Punya jawab apa memangnya?”

 

Begini…

Untuk permulaan…

Lihat ke atas, ke langit…

 

“… Kau bercanda ya?
Tidak lucu.”

 

Lho… Tak rugi, ‘kan?

Coba lihat ke atas!

Sebentar saja!

 

“…”

 

Apa yang kamu lihat?

 

“…
Hujan…”

 

Ya!

 

“… Apa sih?
Maksudmu apa?”

 

Lho… Iya, kamu betul kok…

Memang sedang hujan!

Karena itulah aku tak bisa melanjutkan perjalanan…

Karena itulah aku harus berteduh…

BERSAMAMU.

 

“… Hah?”

 

Coba dengar baik-baik.

Aku. Harus. Berteduh. Bersama. Mu.

Padahal, dalam perjalanan kemari ‘kan banyak yang lain…

Dan hujan juga sudah dimulai sejak tadi…

Mengapa aku repot-repot menerobos?

Mengapa aku rela menjadi basah seperti ini?

Hanya demi… Mencapaimu?

 

“…”

 

Jawabannya mudah.

Karena mereka…

 

Ya, Kawan.

Mereka yang kamu bilang ‘keren’ itu, tidak dapat memberi apa yang kamu berikan…

 

PERTEDUHAN.

 

“…
Benarkah…?”

 

Masih belum percaya?

Tanya saja pada keluarga burung yang ribut di atas sana…

AW! Hei! Aku hanya bercanda!

Burung-burung nakal…

 

“…”

 

Kawan, Sang Pencipta tak pernah salah!

Dia tidak menyesal!

Karena itulah Dia disebut Sang Pencipta…

 

“…”

 

Jangan rendah diri!

Kamu punya sesuatu, yang tidak, dan tidak akan pernah mereka punyai!

Banggalah!

 

“…
Iya, ya?”

 

Hmph…

Tertawa kamu sekarang, ya?

Ya sudah…

 

“Hendak ke mana?”

 

Meneruskan perjalanan!

Hujan sudah reda!

 

Ahh…

Jangan lupa percakapan tadi!

Jangan. Pernah. Merasa. Rendah!

KAMU ITU KEBANGGAAN SANG PENCIPTA!

 

“Ya!”

 

Bagus! Semangatlah!

Sampai jumpa!

 

“Sampai jumpa! Terima kasih!”

 

Omong-omong, aku sepertinya akan sering melewati jalan ini.

Tak keberatan bila nanti aku berteduh di sini lagi?

Bersama anak-anakku, sepertinya…

 

“Tentu saja tidak! Datanglah lagi!”

 

Bagus!

Sementara itu, tumbuhlah terus, Kawan!

Naungi semuanya!

Semangat, ya!

 

“Selamat tinggal, Manusia!”

 

Selamat tinggal, Daun Hijau!

 

 

 

 

Rendah diri…?

 

Iri hati…?

 

Salahkan Sang Pencipta…?

 

 

 

Whoa, whoa, whoa!

Hold it right there!

 

 

Setiap kali kau merasa putus asa…

 

Dan hilang percayamu,

 

Berhenti dan lihatlah ke atas…

 

Dengarlah alunan itu…

 

Biarlah Melodi Daun mengingatkanmu…

 

Sang Pencipta tak pernah salah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s